Makassar, 16 September 2026 – Balingkang Confucius Institute Universitas Pendidikan Ganesha turut hadir dalam pelaksanaan The 8th Association of Mandarin Study Programs in Indonesia (APSMI) International Conference yang berlangsung di Unhas Hotel and Convention, Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, pada Rabu–Kamis, 16–17 September 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Humaniora di Tiongkok dan Indonesia pada Era Masyarakat 5.0: Bahasa, Sastra, Budaya, Sejarah, dan Pendidikan” ini juga diselenggarakan bersamaan dengan Forum Pengembangan Institut Confucius Indonesia. Balingkang Confucius Institute diwakili oleh Direktur Tiongkok, Zhu Li, dan Direktur Indonesia, Ibu Putu Ayu Prabawati Sudana sebagai bagian dari peserta yang menerima undangan resmi panitia penyelenggara.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menegaskan bahwa keberadaan Institut Confucius dan Pusat Bahasa Mandarin di berbagai perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguasaan bahasa, melainkan harus dioptimalkan menjadi jembatan kerja sama yang kokoh antara Indonesia dan Tiongkok.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari: 16 September diisi dengan upacara pembukaan, pidato utama, dan Forum Pengembangan Institut Confucius Indonesia, sedangkan 17 September berupa kunjungan ke lokasi pembelajaran serta program budaya. Dengan kehadirannya, Balingkang Confucius Institute Universitas Pendidikan Ganesha berkomitmen memperkuat jejaring akademik, pertukaran budaya, dan kerja sama pendidikan antarlembaga, guna mendorong hubungan yang lebih harmonis dan produktif antara kedua negara.






